tips mengatasi keputihan dengan daun sirih

Tips Mengatasi Keputihan Dengan Daun Sirih | Mengenal dan Penyebab

Tips Mengatasi Keputihan – Daun sirih merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat. Tak heran jika berbagai ramuan tradisional Nusantara memasukkan daun sirih sebagai salah satu komponen yang penting, terutama untuk keperluan pemeliharaan kesehatan dan kecantikan.

Salah satu manfaat daun sirih yang sudah cukup dikenal luas adalah untuk perawatan organ kewanitaan, terutama untuk mengatasi penyakit keputihan. Cara penggunaannya pun cukup mudah, disamping ketersediaan bahan daun sirih yang bisa diperoleh dengan mudah di hampir seluruh daerah di Indonesia.

Mengenal Penyakit Keputihan Pada Wanita

Mengenal Penyakit Keputihan Pada Wanita
Tips Mengatasi Keputihan

Keputihan merupakan salah satu penyakit yang diderita hampir sebagian besar kaum wanita dewasa. Sayangnya, tidak semua penderita keputihan mengenali penyakit ini dengan baik serta mengetahui bagaimana cara penanganan yang benar. Tak hanya itu, banyak diantara mereka yang menderita keputihan cenderung mengabaikan permasalahan yang dihadapinya hingga bertahun-tahun, dan baru menyadari dan mencari solusi ketika penyakit keputihannya sudah berkembang sedemikian rupa sehingga menimbulkan efek-efek lain yang lebih serius, seperti kanker serviks, kehamilan diluar kandungan, dan lain sebagainya.

Keputihan Normal dan Abnormal

Keputihan Normal dan Abnormal
Tips Mengatasi Keputihan

Para ahli medis membedakan keputihan menjadi dua jenis: keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). Keputihan normal atau fisiologis dialami oleh hampir semua wanita dewasa dan bisa dikatakan tidak menimbulkan efek atau resiko yang serius. Keputihan normal biasanya muncul seiring dengan kedatangan jadwal menstruasi pada wanita bersangkutan.

Keputihan normal keluar dalam jumlah yang tidak banyak. Disamping itu, cairan keputihan tidak menimbulkan bau yang menyengat serta memiliki warna bening. Karena dianggap normal dan alamiah, keputihan jenis ini tidak membutuhkan perawatan khusus.

Disisi lain, keputihan abnormal (patologis) tidak bisa dianggap enteng. Keputihan abnormal bukan lagi merupakan gejala biasa, tetapi sudah tergolong penyakit, yang membutuhkan penanganan yang khusus. Secara khusus, keputihan patologis memiliki ciri-ciri:

Menimbulkan Bau

Keputihan abnormal memiliki sejumlah ciri-ciri yang bisa dikenal, diantaranya adalah

munculnya bau tak sedap. Bau tak sedap ini muncul akibat adanya kuman yang menginfeksi

organ kewanitaan sehingga cairan vagina menjadi berbau. Hal ini tidak akan ditemukan

pada keputihan yang normal

Rasa Gatal

Ciri berikutnya dari keputihan patologis adalah munculnya rasa gatal. Jadi, jika Anda

mengalami keputihan yang disertai rasa gatal di daerah kewanitaan, sebaiknya diwaspadai karena ada kemungkinan yang Anda alami adalah keputihan abnormal

Berwarna

Jika cairan keputihan yang Anda alami memiliki warna kehijauan, abu, coklat, atau

kemerahan, ada kemungkinan Anda mengalami keputihan abnormal. Cairan keputihan normal biasanya tidak memiliki warna (bening).

Nyeri Saat Kencing

Anda harus waspada jika mengalami keluhan rasa nyeri pada saat kencing. Rasa nyeri yang

muncul pada saat kencing ini menandakan virus keputihan yang Anda alami sudah masuk ke bagian kandung kemih.

Rasa Panas

Ciri lainnya dari keputihan abnormal adalah munculnya rasa panas pada organ intim. Jika Anda mengalami keputihan yang disertai rasa panas, ada kemungkinan keputihan yang Anda alami termasuk keputihan abnormal yang membutuhkan perawatan khusus

Keputihan patologis inilah yang tidak bisa dianggap enteng. Keputihan abnormal yang dibiarkan bisa menimbulkan berbagai resiko, seperti kanker serviks, gangguan kehamilan, dan bahkan bisa menularkan resiko pada bayi yang sedang dikandung (pada wanita hamil).

Apa Penyebab Keputihan?

Apa Penyebab keputihan
Tips Mengatasi Keputihan

Penyakit keputihan bisa ditimbulkan oleh berbagai sebab. Kaum wanita wajib memahami berbagai penyebab penyakit keputihan ini agar bisa melakukan pencegahan sejak dini. Berikut adalah beberapa penyebab penyakit keputihan yang timbul pada wanita:

  • Kuman

Kuman merupakan salah satu penyebab keputihan yang sering dijumpai. Kuman ini bisa berasal dari penggunaan air yang tidak bersih. Tangan yang kotor dimana kuman penyebab keputihan bersarang juga bisa menjadi pemicu munculnya keputihan akibat kuman.

  • Lembab

Kondisi organ intim yang lembab merupakan tempat bersarang yang ideal bagi jamur penyebab keputihan. Kondisi lembab ini bisa berasal dari pakaian dalam yang tidak kering, keringat atau bisa juga dari kebiasaan memakai celana sempit dalam waktu yang lama.

  • Jamur

Seperti disebutkan diatas, kondisi organ intim yang lembab bisa menjadi awal munculnya jamur penyebab keputihan. Jamur sendiri merupakan penyebab keputihan yang utama, disamping kuman, virus dan bakteri.

  • Bakteri

Jenis bakteri penyebab keputihan adalah bakteri vaginosis. Biasanya wanita yang mengalami keputihan akibat bakteri ini akan mengalami keputihan dalam jumlah yang banyak. Selama bakterinya belum diatasi, peningkatan jumlah cairan keputihan akan terus berlangsung, sehingga akan sangat mengganggu aktifitas yang bersangkutan.

  • Virus HPV

Keputihan patologis juga bisa disebabkan oleh virus HPV. Jika tidak diatasi dengan baik, virus HPV juga bisa menimbulkan konsekuensi lainnya yang lebih serius seperti kanker serviks. Umumnya virus HPV menular melalui hubungan seksual.

Tips Mencegah Keputihan Sejak Dini

Tips Mencegah Keputihan Sejak Dini
Tips Mengatasi Keputihan

Penyakit keputihan adalah penyakit yang sangat mengganggu, disamping tentunya juga bisa membawa resiko lainnya yang cukup serius, seperti kanker serviks, kehamilan diluar kandungan, dan infeksi pada bayi dalam kandungan. Meskipun penyakit keputihan bisa diatasi dengan beberapa cara, namun melakukan pencegahan sejak dini tetaplah merupakan pilihan terbaik.

Tips cara mencegah keputihan berikut bisa Anda terapkan sejak dini:

  1. Perhatikan kebersihan pribadi, terutama untuk organ intim. Jangan gunakan sembarang air untuk mencuci organ kewanitaan Anda. Pastikan Anda hanya menggunakan air yang benar-benar bersih
  2. Hindari menggunakan fasilitas umum yang tidak terjamin kebersihannya, seperti toilet dan kolam renang
  3. Jangan gunakan celanan yang ketat dalam waktu yang lama
  4. Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan kapas, bukan polyester
  5. Jauhi stress, karena stress merupakan salah satu faktor yang bisa memicu munculnya keputihan
  6. Jangan gonta-ganti pasangan intim, karena semakin sering berganti pasangan, semakin besar peluang untuk tertular berbagai penyakit yang disebarkan melalui hubungan intim, termasuk diantaranya penyebaran virus HPV yang merupakan salah satu penyebab penyakit keputihan yang serius.

Tips Mengatasi Keputihan Dengan Daun Sirih

tips mengatasi keputihan dengan daun sirih
Tips Mengatasi Keputihan

Ada sejumlah tanaman yang bisa digunakan untuk pengobatan keputihan. Salah satu diantaranya yang cukup mudah untuk didapatkan adalah daun sirih. Berikut ini adalah tips cara mengatasi keputihan dengan daun sirih:

  1. Siapkan 5 lembar daun sirih
  2. Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih dan menghasilkan 2 gelas air hasil rebusan
  3. Gunakan air rebusan daun sirih untuk membasuh organ intim. Lakukan pencucian 1-3 kali dalam sehari.
  4. Disamping dipakai untuk membasuh organ intim, rebusan daun sirih juga bisa diminum untuk melakukan penyembuhan dari dalam.

Demikian tips cara mengobati penyakit keputihan dengan memanfaatkan daun sirih. Bagaimanapun, mencegah munculnya keputihan sejak dini merupakan pilihan yang terbaik. Inti dari cara pencegahan yang efektif adalah dengan menerapkan pola hidup sehat serta kontrol emosi yang baik. Namun jika Anda sudah terlanjur terkena penyakit keputihan, tidak ada salahnya mencoba resep penyembuhan keputihan dengan menggunakan rebusan daun sirih diatas. Salam sehat

Satu pemikiran pada “Tips Mengatasi Keputihan Dengan Daun Sirih | Mengenal dan Penyebab

Tinggalkan komentar